been busy for this two months. was brought me to another island in Indonesia,i never go there before, we called it Sulawesi island. with one of the main city is Makassar.
cavendish.things
we may be the king! but you my friend, are the almighty ruler...
30.12.11
malino. the highlands in sulawesi island
been busy for this two months. was brought me to another island in Indonesia,i never go there before, we called it Sulawesi island. with one of the main city is Makassar.
13.10.11
hidup adalah pilihan : to be a good architect, will you?
Sudah dari seminggu yang lalu gua pusing mikirin list interview kerja yang harus dilakuin dan sudah dari empat bulan yang lalu gua pusing hidup gua santai-santai enggak mikirin harus kerja dimana bak temen singaporean gua bilang "how's life becomes a tai tai ?" are you kidding me?!! sumpeehh deh yang ada gua b o s a n!
Kemaren gak kerja sedih,galau sampe nangis gak karuan :D sekarang udah ada yang manggil beberapa aeh sama bingungnya gua..such a bitch jehahaaa *pissman
Tadi gua sempet chatting sama salah satu temen gua Cimot, dulu jaman di Singapore taun 2007, gua mengalami masa-masa kebingungan yang sama dengan masalah kerjaan dan kantor yang nerima gua...kemaren pas taun 2010 juga gini..dan persis kaya sekarang..eh terulang lagi.
Apa sih sebenernya yang jadi kriteria untuk memilih kerjaan yang baik ?
Mungkin kalau ibu-ibu dan bapak-bapak bakalan milih gini : gajinya gede, di gedung bertingkat anggapannya kantornya super bonafide, yang orang-orangnya keliatan rapih bak pegawai bank ( helloo..anaknya arsitek loh mum ) dan sampai kriteria dapet mobilkah? rumahkah? asuransikah? sederet kriteria menghibur pokoknya sebisa mungkin dapet!
Tapi menjadi arsitek di negara Indonesia ini beda...
Baru kali ini gua nangis sedih setelah tau bahwa gua keterima kerja dengan gaji tiiiiittttt ( well you know..), gimana yah perasaan gua kok agak miris akan dunia per-arsitekturan disini, ternyata bukan masalah karyanya dan ke-eksis-annya di dunia internasional tetapi masalah kesejahteraannya :)
Mengapa ini gak menjadi hal penting yang juga harus dipikirkan dan dipertimbangkan yah oleh para senior-senior yang sekaliber dunia itu untuk membuat 'nyaman' staff kerjanya ?
Ketika sudah bekerja di luar negri ( hyuukk..bukannya somse loh ciiinn..) gua jadi semakin tau standar yang baik untuk membuat suatu kantor yang 'utuh' dengan tentunya pencitraan yang baik juga di mata masyarakat luas. Bukan hanya kualitas desainnya yang sungguh ok tapi juga mereka sangat memperhatikan kesejahteraan hidup staffnya, dari mulai medical insurance, overtime payment ( berupa duit atau makan malam ), bonus pasti akhir tahun ( jika sudah bekerja minimal satu taun akan mendapatkan satu kali gaji, jika belum satu taun akan mendapatkan pro-rate ), bonus chinese new year :D, dinner menjelang chinese new year, chrismast party atau acara-acara sejenisnya, office trip kemana saja satu kali setaun sampai malahan kantornya sangat besar akan mengadakan malam keakraban :D
Kalo udah gini apakah mungkin gua enggak membandingkan ??!
mungkin tag line yang cocoknya adalah 'show me that you care!'
Setelah pindah lagi ke Jakarta dan dengan status menikah, gua mulai melihat ke-idealis-an gua dari sisi yang lain dan lebih holistik *saaahhh :D
Topiknya tetep sama menjadi arsitek dan kerjaan gua sebagai ( tetep ) arsitek.
Hari ini adalah puncak bingung bin ajaibnya gua...sampe deg-degan banget kaya orang mo nerima kelulusan gtu loh, cuma buat nungguin telepon dari salah satu kantor yang baru meng-interview gua...
Dari jam 05.30 pagi gua bangun udah kepikirian hal ini. sampe siang...agak sore..dan sore! kok belum juga kasih kabar yah..
Jadi gini masalah idealisme tadi, ketika baru lulus, ketika semangat masih super menggebu dan tidak terarah hahaa semua calon arsitek muda itu akan berusaha untuk masuk ke kantor arsitek terkenal, dengan segala desainnya yang baik, ilmu yang akan di dapat kelak sampai masalah ke-eksis-an diri *pentingabiesss
Setelah pindah kota beberapa kali ( Jakarta in 2006, Singapore from 2007-2009, Bali in 2009-2010, then Singapore again in 2010-early 2011 better read my previous entry with the title 'my last day in Singapore' http://cavendishthings.blogspot.com/2011/04/last-day-in-singapore-2011.html ) saya mulai agak memahami dinamika idealisme yang sesungguhnya dan bagaimana bersikap bijak akan 'kata' tersebut tapi tanpa mengurangi semangat dan positif thingking untuk meraih cita-cita setinggi langit loh..hehe..
Tahapan pekerjaan yang bisa dijadikan patokannya atau kondisi kualitas kantornya dan lingkungannya. Btw saya selalu dapet kesempatan bekerja di biro butik ( definisi simplenya : kantor yang idealis banget dan dari segi jumlah orangnya tidak terlalu banyak ).
Kalo menurut saya keuntungan bekerja di biro butik adalah ( ini intinya loh ) :
- setiap orang akan memegang beberapa proyek, lebih sibuk tapi akan lebih dinamis.
- hubungan kerjanya seperti halnya diskusi dan asistensi akan berlangsung lebih intens dan saling mengenal karakter satu sama lain dengan lebih mudah.
- kesempatan bekerja secara balance ( baik di dalam kantor dan luar kantor ), hal ini sangat perlu untuk menimbulkan kepercayaan diri dan tanggung jawab lebih kepada suatu proyek.
- pekerjaan lintas batas :D artinya kita bukan hanya mengerjakan hal yang itu-itu saja, sangat mungkin untuk bekerja overlap.
- kesempatan ketemu berbagai macam orang dengan varian bidang kerja ( desainer lain, kontraktor, structure engineer, M&E engineer, QS sampai supplier ).
- ehmm apalagi yak..
- oiya akan lebih sayang sama temen-temen kantornya hahahaa karena memungkinkan munculnya drama-drama atau intrik selama di kantor :D
Atas dasar segala pengalaman tadi ( kaya lagi bikin surat ya bok..) gua memutuskan mencari energi yang baru, yang segar, yang industrial sekalian hahaaa..
Gua ( akan ) bekerja di kantor yang staffnya berjumlah 100 orang lebih hohohohooo apakah kualitas proyeknya bagus-bagus ? sudah pasti! *ayooo tebak dimanakah ini??
Yaaah somehow idealisme ya seperti itu, gak ngoyo kalo bokap gua bilang tapi tetep cemerlang :)
Menurut gua ( lagi-lagiiii..) pattern hidup kita harus ada benang merahnya kalo bisa tapi tetep berusaha humble dan bijaksana.
ps : gua udah tenang sekarang, terima kasih banyak untuk segala diskusi yang gak pernah putus-putusnya akan masalah 'to be an architect'-nya kita ( Arya Harditya, Komang Tria aka cuk, Andreas Susandika, Yurina Rahmanisa aka Endin, Fajarsah Ananta dan Cimot ) i'm trying to love this city so bad, at least i'm on my way to be an architect
Don't Quit
"When things go wrong as they sometimes will,
When the road you're trudging seems all uphill,
When the funds are low and the debts are high
And you want to smile, but you have to sigh.
When the road you're trudging seems all uphill,
When the funds are low and the debts are high
And you want to smile, but you have to sigh.
When care is pressing you down a bit -
Rest, if you must, but don't quit.
Life is queer with its twists and turns,
As everyone of us sometimes learns,
And many a fellow turns about
When he might have won had he stuck it out.
As everyone of us sometimes learns,
And many a fellow turns about
When he might have won had he stuck it out.
Don't give up though the pace seems slow -
You may succeed with another blow.
Often the goal is nearer than
It seems to a faint and faltering man;
Often the struggler has given up
When he might have captured the victor's cup;
And he learned too late when the night came down
How close he was to the golden crown.
It seems to a faint and faltering man;
Often the struggler has given up
When he might have captured the victor's cup;
And he learned too late when the night came down
How close he was to the golden crown.
Success is failure turned inside out---
The silver tint of the clouds of doubt,
And you never can tell how close you are,
It may be near when it seems afar;
So stick to the fight when you're hardest hit -
It's when things seem worst that you must not quit."
The silver tint of the clouds of doubt,
And you never can tell how close you are,
It may be near when it seems afar;
So stick to the fight when you're hardest hit -
It's when things seem worst that you must not quit."
- Author unknown -
Labels:
architecture,
life,
wat i'm feels
2.10.11
my pojok gank wedding!!!
It's our Wedding Day
So perfect and fine,
With all our best friends round us
To have a good time.
And we wish everyone much happiness
Starting your lives as one,
Always give love to each other
With lots of laughter and fun
dima & fiqri.1st Oct 2011
sundanese modern wedding
my weds.19th June 2011
javanese traditional wedding
gobs & aduy.feb 2011
sundanese modern wedding
at gobs & aduy's weds
putri & atmo.6th Nov 2010
javanese traditional wedd
emak & revy.27th June 2010
javanese modern wedding
at emak & revy' weds
tinceu & adit.22nd May 2010
sundanese modern wedding
cuco & chepi.16th August 2009
lampung traditional wedding
ranti & pandu.2009
sundanese modern wedding
intankcil & prima.2008
yupi & indra
love never ends.love never fails
love is magical
(maap yak sebagian foto gua grab begitu aja dari album kalian hehe)
22.9.11
13.9.11
quote of the day!
"Your work is going to fill a large part of your life, and the only way to be truly satisfied is to do what you believe is great work. And the only way to do great work is to love what you do. If you haven’t found it yet, keep looking. Don’t settle."
.Steve Jobs.
Labels:
life
12.8.11
menikah dan adat!
Desember 2010
Ganidha kost
Bali, Indonesia
saya akhirnya pacaran lagi...jadian lagi kalo bahasa
anak-anaknya sih :D
Maret 2011
Singapore lagi..orchard road lagi!
long distance lagi :'( ah hidup itu memang pilihan..
dan pilihan saya selalu LDR! lama-lama saya ganti
juga deh jadi LDRS! long distance relationshit hahhaaaa :D
ternyata memang saya cukup expert melakukan ini si
LDR tadi...beberapa pacaran selalu sukses dan bertahan tidak hanya hitungan
bulan tapi taun loh...
seperti cerita saya sebelumnya, posisi hidup kali ini
( cih!! ) membuat pola pikir saya agak lain, ntah maju atau mundur malah
hahahaa yah intinya saya sungguh mikirin hubungan saya kali ini!
hari..bulan..taun..pesawat..pesawat..pesawat lagi!
sampe ahirnya saya memutuskan untuk menikah!! jengjengjengggg! Saya berasa
masih seumur cabe tapi kepikiran nikah?!?!?!!!
waktu itu umur saya 26 taun btw muda gak sih ini ???
:D
dari prosesi tunangan sampe hari H-nya kira-kira
seribu taun lamanya hahaaa *sumpaahh deh nikah tuh dramaaaa dramaaa
tunangan saya bulan Oktober terus nikahnya bulan
Juni, cukup waktu sih untuk memusingkan semuanya...dengan segala
lembur-lemburan saya bersama si kantor salad dressing dan perbedaan negara,
rasanya hidup ini terasa semakin bingung!! hahhaaaa
oke, setelah diitung-itung sama bapak saya yang ahli
kejawenan ahirnya hari baik saya untuk menikah adalah diantara dua pilihan tanggal
19 atau 26 juni untuk taun 2011. nah looooo..kalo si gedungnya gak dapet gimana
cobaaa ??? sebenernya dari awal saya tuh tipe orang yang percaya gak percaya
sama yang namanya kejawen ini..tapiiiiiiiii karena si kejawen ini sudah
mendarah daging di bapak saya… ya sudah...saya manut saja klo kata wong jowo
sih :P
ngomong-ngomong tentang kejawen, saya gak pernah
berusaha mendalami hal ini, ditambah saya pernah tinggal di luar negri cukup
lama 3 taun, yah jadinya saya menjadi orang yang realistis dan so enggak
mengikuti adat dan teman-temannya ini.
tapi ada cerita lucu sekaligus berkesan akan ini,
suatu hari saya se-keluarga soekardiman ( ini nama klan saya :P ) pergi ke
tempat yang namanya srandil, dkat dari kota cilacap tempat lahir saya dan
segala tetek bengek keluarga saya berada. perjalanan kesana ditempuh dalam waktu cukup lama
kayanya..( lupa pisaaann ey ) dan yang saya ingat udara kala itu sangat p a n a
s kala itu zzzzzzzzzz maklum cilacap deket pantai ( ayooo nyambungnya gimana ??
) pokoknya bikin kita ngaheap *aka mateng kalo kata orang sunda mah..
eh pas udah sampe disana hhyukkkk kaya di taman
setengah hutan gtu! dasar anak kecil gak ngerti ya saya..pengennya tunggu di
mobil aja dewh, maen sambil gosip apa gitu hahahaaa tapi bapak saya selalu
maksa kita ( saya and the siblings :P ) untuk turun dan jalan-jalan disekitar
srandil. hemmm well okay...
disana kerasa hemm gimana ya kaya yang sepi tapi
mistis tapi hangat tapi jadi takut hahaaa
sebenernya karena kurang paham aja kali ya jadi saya
ngerasa macem-macem gini, udah muter-muter sampe cape, kita ikut duduk di salah
satu tempat peristirahatan di depan pohon gedeeeee banget, terus gak lama bapak
saya yang lagi asik ngobrol-ngobrol serius dengan si juru kunci tiba-tiba harus
solat *loh
makin gak paham awak ni..setelah itu kita harus jalan
lagi cukup jauh, kali ini menuju gua ( are you kidding me ?? ) ini tour kaya
jaman smp dulu yahh *sigh
jalan menuju gua aka guha ngelewatin pematang sawah
yang berliku-liku *sigh ( hahhaaa ngeluh mulu guweee ) eh pas udah sampe
sana ya ampyuuunnn suruh megang pohon kaya dipeluk gitu terus kalo sampe bisa
saling megang tangan berarti apaaaa gtu *hyuuuukkkk
udah jauh cuma suruh megang pohon ckckckckkk
pesan morilnya adalah kadang emang saya gak bisa maen
ngangguk-ngangguk aja sama keinginan bapak saya :P
oke balik lagi ke topik utama ( ini udah ngalor
ngidul kepanjangan hehe ) tentang menikah sebentar lagi..lebaran sebentar lagi
:D
untuk masalah tempat tentunya kita pilih di Bandung
karena banyak kolega bapak ibu saya dan ema bapak saya ( mertua cyiinnn ) yang
emang tinggal di sana. kata orang kalo mo kawin itu kunci utama hanya di
masalah gedung loh..eh ternyata emang bener masa ada orang yang mesen tu gedung
setaun sebelumnya malah yang lebay dua taun sebelumnya hahhaaa anyway pas masi
kerja di Singapore temen saya cerita : pas dia pesen tempat nikah di salah satu
hotel terkenal di Bandung juga, tepat setaun sebelumnya, si mba-mba
resepsionisnya dengan santainya malah bilang gini.."mbak di hotel sih gak
begitu banyak yang pesen biasanya, apa mbak mau pesen nanti aja 3 bulan
sebelumnya ??" whatttt ??? ini gimana sih yaaa zzzzz terus dia ngomong
lagi "nanti kalo putus gimana coba?" whatttttttttt!!!! ih capeee dewh
ni mba-mba ckckckkckk....
yah gitu deh lika-liku pesen tempat nikah, aneh-aneh
pasti...kalo cerita saya lain lagi..
karena super lembur dan super m a l a s survey tempat
atau browsing, saya memutuskan hanya mau menikah di dua gedung aja yang cukup
saya gandrungi dari jaman sd dulu, kalo gak SECAPA ya KOLOGDAM. alasannya
gampang gedung itu selalu fully booked ( jadi laku bangetttt gtu..) dan
lokasinya strategis di tengah kota, jadi yang mau dateng pake angkot pun gak
pusyingg :) kalo tentang lain-lainnya saya serahkan sama ibu saya
dah dari mulai catering, baju, perias, suvenir, tukang foto, tukang tenda, yang
mau nyanyi siapa…lagu apa... gimana hahhaaa
suatu hari yang cerah dan gerah ( lagi di site proyek
nih ) tiba-tiba siang bolong ibu saya nelpon :
"tan, tempat penuh semua"
"sudah muter-muter kemana-mana penuh"
saya masih diam i have nothing to say loh...
“gimana yah?”………………..
"apa mau di gedung LIPI saja?"
whatttttttttttttttttttttttttttt?!?!?!??!?!!!! depan
rumah maksut loooooo
"aduh janganlah"
"cari aja deh yang lain"
"habis gimana??" ibu saya maksa
"ah pokoknya gak mau!"
"udah dulu ya mau meeting nih..dah.."
kita jadi waiting list untuk dua tempat ini, tinggal
cross finger aja nih katanya mau dikabarin dua hari lagi apa bisa dapet atau
gagal..saya udah pasrah sih, oh iya salah satu syarat
penting nyiapin nikahan itu harus banyak-banyak sabar :) karena cobaan tuh
aneh-aneh sumpeee deeehhh!
tiba-tiba ( lagi-lagi...) dua hari setelahnya as they
promised, di tengah siang bolong habis solat dhuzur, ada yang nelepon ibu saya
dari SECAPA bilang kalo untuk tgl 19 itu bisa diambil YAAAAAAYYYYYYYYYYYYYY
YAHUUUUUUUUUUU :))) karena orangnya mengundurkan diri hohohohooooo
satu masalah utama beresssss! what a happy day..ever
:)
beralih ke hal lain yang nampak simple tapi ribet r i
b e t!!
baju related with adat! dari pertama gua udah bilang
kalo boleh modern, saya sih prefer itu :P biar gak banyak cincong prosesnya..tau
sendiri kan baju adat itu hebohnya kaya apa,
nah menikah itu ternyata bukan hanya menikah dengan
pasangan sendiri, menikah itu berarti kamu menikah dengan segala tetek bengek
keluarganya dan ornament-ornamen dramanya :D
bapak saya jawa, ibu saya sunda-dayak,mertua saya
sunda dan sunda-padang, jadi pake adatnya jawa *loh heheee anyway gak usah
ditanya kenapa, baju adat jawa itu ada dua jenis berasal dari jogja dan solo,
apakah mau pakai baju solo basahan yang seksi itu :D atau pakai baju ala ibu
kartini yang super ketutup itu.
ini baju kebangsaannya yang dipilih :)
beskap jawa!
( ini kakek saya loh*penting )
Hal lainnya yang lebih heboh lagi adalah upacara
adatnya, apakah mau dilaksanakan semua bagian atau malah ditiadakan sama
sekali. Runtutannya ketika sudah dipertimbangkan lagi ( dipangkas hahaaa )
menjadi pemasangan bleketepe, upacara langkahan ( kalo ngelangkahin kakak yang
belum nikah ), pengajian, siraman, jual dawet aka cendol, malam midodareni.
kami siap untuk pengajian!!
jam menunjukan pukul 6.00 pagi buta :D
siraman
biasanya hitungan jumlah orang yang nyiramin ganjil : 3,5,7 dst.
( ini bu'de saya hohoooo )
Bleketepe adalah umbul-umbul yang dipasang tepat
dibagian rumah paling depan, biasanya pintu gerbang, bentuknya terdiri dari
anyaman bamboo kuning dan berbagai macam buah-buahan yang memiliki arti
masing-masing, dan itu akan diterangkan secara detail oleh si juru adat ketika
jam pemasangan bleketepe.
si umbul-umbul temennya bleketepe!
Lucunya ketika acara ini, kita semua dengan memakai
baju putih-putih kaya mau lebaran gtu disuruh duduk tepat di dekat pintu
gerbang jengjengjenggg! Fyi rumah saya di jalan cisitu lama yang adalah jalur
angkot warna ungu jurusan cisitu-tegalega yang dimana rameeee banget jalanan
ini setiap harinya. Jadi ketika saya duduk manis gtu, kita saling liat-liatan
dong sama supir dan penumpang angkot yang lagi tepat berhenti di depan rumah
saya *hyuuukkkkkk gak sih?!?!?!?!!!
ni posisi paliat-liat ama supir angkot :D tegangggkan guwee?!?!
Berikutnya upacara langkahan yang sedihnya kaya
nonton sinetron masa kini ternyata, mba okti anak pertama dari keluarga saya
dan belum menikah. Langkahan ini adalah prosesi mendoakan orang yang dilangkahi
untuk segera cepat menyusul menikah. Di tengah rumah sudah dipersiapkan nasi
tumpeng kecil 3 buah diletakkan di lantai dan kita disuruh untuk berjalan
melewati nasi tersebut sambil berpegangan ke pundak orang yang dilangkahi. Eh
belum juga jalan, saya udah termewek-mewek parah :( rasanya kaya gak tega ngelakuin hal
ini ke kakak sendiri. Yang nangis bukan hanya saya ternyata, semua orang
terutama ibu-ibu ikut nangis juga, otomatis suasana jadi makin sedih :(
Prosesi siraman berjalan pada umumnya, tapi yang unik
di nikahan saya kali ini, air untuk siramannya diambil dari 7 sumber mata air
yang berbeda : 2 sumur dari daerah barabai Kalimantan selatan ( suku dayak ), 2
sumur dari daerah tasikmalaya dan garut, 2 sumur dari daerah jawa tengah (
salah satunya dari pantai selatan!!!!!! Hiiiiiiiiiiiii), 1 lagi dari sumur
rumah saya. Kebetulan sanak saudara saya emang ada dimana-mana dan alhamdulillahnya semua pada bersemangat untuk dateng pas nikahan saya :) terimakasih sanget yaaaaaa :*
tu liat deh tulisannya :P
Semakin mendekati bulan Juni, semakin saya makin
enggak paham sama segala keperluan upacara adat ini, buat saya ribet dan to be
honest saya mengalami masa-masa enggak happy ngurus nikahan ini, liat urutan
acaranya aja tambah bingung apalagi liat macem-macem sesajennya hufftttt…
Belum lagi yang harusnya sebagai penganten cewe kita
merawat diri sebaik-baiknya dengan treatment seperti luluran, mandi susu, mandi
kembang, maskeran, facial, pedicure dan manicure, totok wajah, totok aura *nah
looooo
s e s a j e n! amin..
pintu di adat jawa disebut gebyok, biasanya dalam acara nikahan jawa terdapat gebyok ini untuk di pelaminannya.
gebyok tampak depan! bunganya cantik yah..yah..
Bukan bermaksud nakut-nakutin loh yang nanti pake
adat jawa tapi ini suatu hal dari sekian hal yang menyenangkan ‘yang suka
datang menggoda orang yang mo nikah’. Ternyata lagi hal-hal ini gak datang ke diri saya :P (
sampe saya dibilang ‘si penganten rock and roll’ ) saya cuma melakukan satu hal
aja untuk segala persiapannya, can you believe it ??? dan pada ahirnya lagi itu
semua gak begitu pengaruh karena ketika hari H-nya, trust me :)
everythings just looks different and pretty..pretty..pretty. let GOD help you!
Saya dan adat, enggak nyambung sama sekali :) dan
saya enggak berusaha untuk paham arti setiap halnya, bisa dikatakan salah sih
atau mungkin benar. Saya hanya percaya nikah itu intinya ketika kita sadar
sepenuhnya kenapa harus menikah ? kenapa memilih pasangan kita ? kenapa harus
dirayakan ( walaupun tidak harus ) ? kenapa menikah di umur sekarang ?
Saya menghormati adat dengan cara saya, saya yakin
bahwa adat itu intinya untuk mengingatkan kita akan kata-kata ini : “dimana
bumi dipijak disitu langit dijunjung”.
:)
ps : suksess ya tman-tmans smua yang baru akan merencanakan menikah atau akan menikah atau malah sudah menikah..
happy wedding and happy ending!!
Labels:
life
Subscribe to:
Posts (Atom)






































